Barangkali, apa yang membuat orang cepat marah, kesal, iri dan baper adalah apa yang berada dalam kepalanya dan semua yang masuk melalui kepala itu juga.

Buku ini bercerita tentang Sempati, seseorang yang mencoba hidup dengan mengikuti program Bebaskan Kepala. Dengan maksud untuk melepaskan beragam masalah kehidupan sehari-hari yang muaranya pada isi kepalanya, atau karenanya juga ia merasa bahwa gerakannya menjadi begitu sempit, dengan kepala ini ia jadi dikenali dengan mudah.

Namun, program itu tidak semudah perkiraanya. Sejumlah tantangan juga turut menyertainya, yang membuat ia menyadari bahwa masalah bukan pada isi kepalanya. Tapi sesuatu yang lain, apa itu?

Silahkan berselancar kata pada buku yang ditulis Triskaidekaman, dengan segelas kopi jahe panas mungkin lebih bisa menikmati buku yang diterbitkan pada 2019 ini. Dengan 300 jumlah halaman, karya sastra ini cukup banyak memberi analogi yang khas serya diksi yang baik bagi celengan kata-kata kita.

Mau ikut program bebaskan kepala?
Kalau saat kecil, sering disebut pagere-gere...